Seorang anak yang selalu ingin merasakan hadirnya seorang ayah di setiap waktu.
ayah yang selalu bisa mengantar sekolah, ayah yang bisa menjemput sekolah, ayah yang bisa mengambilkan raport, dan mungkin masih banyak lagi.
tapi semuanya hanyalah sebuah harapan anak kecil yang hanya butuh kasih sayang seorang ayah di setiap waktu. sampai terkadang aku merasa ayah bukanlah orang tua yang sayang sama anaknya.
Semua itu karena.......!!!!!????
Ayah, beliau adalah sosok yang bertanggungjawab terhadap keluarganya. Beliau bekerja keras untuk menafkahi keluarganya meskipun harus mengais rezeki di kota orang. Ayah hanya bisa pulang di hari sabtu dan harus kembali bekerja lagi di hari senin, semuanya dilakukan ayah dari dahulu hingga saat ini. Aku tahu ayah melakukan semua ini karena sayang sama anak-anaknya, namun apakah salah kalau seorang anak kecil menginginkan kedua orang tuanya selalu berada di samping mereka. Aku lebih banyak iri kepada mereka yang ayahnya selalu bisa berada di rumah setiap harinya, bisa mengantar jemput mereka sekolah. apakah harapan itu salah????
Ketika waktu mengambil raport sekolah, aku harus menunggu giliran setelah ibu mengambilkan raport mas terlebih dahulu. Pada waktu itu aku hanya seorang ank kecil yang rasanya ingin menangis karena di nomer duakan, mungkin kalau itu sekarang rasanya aku egois karena merasa iri. Kami 3 bersaudara hanya memiliki seorang ibu yang selalu setia menemani kami di rumah.
Ketika waktu mengambil raport sekolah, aku harus menunggu giliran setelah ibu mengambilkan raport mas terlebih dahulu. Pada waktu itu aku hanya seorang ank kecil yang rasanya ingin menangis karena di nomer duakan, mungkin kalau itu sekarang rasanya aku egois karena merasa iri. Kami 3 bersaudara hanya memiliki seorang ibu yang selalu setia menemani kami di rumah.
Namun ketika aku sudah besar, aku mulai sadar bahwa ayah melakukan ini semua karena ayah menyayangi kami semua.
Ayah....
maaf...... jika aku kecil aku selalu menganggap ayah gak sayang sama kami..
maaf...... mungkin aku kecil mengharapkan terlalu banyak keinginan terhadap ayah.
maaf...... mungkin aku kecil mengharapkan terlalu banyak keinginan terhadap ayah.
maaf...... bukan hanya aku kecil yang mungkin belum bisa banggain ayah dan ibu, tapi hingga saat inipun aku belum bisa bahagiain kalian berdua.
terima kasih.... ayah dan ibu sudah jadi orang tua yang hebat buat aku
terima kasih.... ayah sudah jadi ayah yang bertanggungjawab buat keluarga
masih banyak lagi permohonan maaf dan terima kasihku yang ingin terucapkan, tapi semuanya tidak bisa terucapkan melalui kata-kata.
I Will Always Love You Ayah and I Will Always Love You Ibu